Sejarah Berdirinya Manchester United

Manchester United adalah klub profesional asal kota Manchester, Inggris. Klub ini bermarkas di Stadion Old Trafford, yang digunakan sebagai kandang dalam mengarungi English Premier League. Tidak bisa dibantah bahwa Manchester United menjadi salah satu kesebelasan terbaik dan terpopuler di Dunia. Sampai saat ini Manchester United menjadi kolektor gelar Juara Liga Inggris terbanyak yaitu 20 kali.

Sebagai salah satu kesebelasan tertua di Inggris, Manchester United memiliki sejarah panjang yang menjadikannya sebesar dan sepopuler seperti sekarang ini.

Berikut Matakosong.com akan mencoba merangkum sejarah Manchester United sejak awal berdirinya klub tersebut sampai berjaya seperti sekarang.

Sejarah Berdirinya Klub Manchester United

Pertama kali didirikan tim ini bernama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway F.C, klub ini didirikan pada tahun 1878 oleh sekelompok orang Lancashire dan Yorkshire, sebuah stasiun kereta api di Newton Heath. Dengan kostum kesebelasan hijau-kuning (emas). Mereka bermarkas di lapangan kecil di kawasan North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester. Mereka menempati lapangan ini selama 15 tahun sebelum akhirnya pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada tahun 1893. Pada tahun sebelumnya tim ini sudah memasuki kompetisi sepakbola dan mulai memutuskan hubungan dengan pihak satasiun kereta api, untuk menjadi perusahaan mandiri. Mereka mengangkat sekertaris perkumpulan dan menghapus “L&YR” dari nama mereka dengan hanya memakai nama Newton Heath F.C saja.

Namun pada tahun 1902 tim ini nyaris bangkrut, dengan hutang yang mencapai lebih dari £2.500. Dan lapangan Bank Street mereka telah ditutup.

Peran Besar Seekor Anjing Sang Kapten Harry Stafford

Pada tahun 1902 tim ini nyaris bangkrut karena punya hutang sebesar £2.670 dan terancam dikeluarkan dari kompetisi jika mereka tidak mampu melunasi hutang tersebut. Pada saat ini mungkin jumlah tersebut sangat kecil nilainya di dunia sepakbola. Namun untuk zaman dahulu jumlah tersebut tergolong besar.

Pada 18 Maret 1902 kapten mereka, Harry Stafford mengadakan pertemuan khusus. Dia mengajak beberapa Investor untuk bersedia menaruh uang mereka sebesar £200 untuk membantu keuangan Newton Heath. Sayangnya mereka kesulitan, dikarenakan klub juga membutuhkan uang untuk pembiayaan operasional.

Mereka akhirnya mengadakan sebuah bazar dan Harry mengajak anjingnya untuk berkeliling dikerumunan pendatang sambil membawa kantung berisi uang dilehernya. Namun sial, anjingnya  justru menghilang ditengah acara.

Beruntungnya anjing tersebut ditemukan oleh seorang  pengusaha bernama John Henry Davies. Pengusaha tersebut tertarik untuk membeli anjing milik Stafford yang terlihat gagah dan terawat. Dia ingin membeli anjing tersebut untuk hadiah ulang tahun putrinya.

Harry enggan untuk melepas anjingnya tersebut. Namun Davies terus membujuk agar dapat membeli anjing tersebut secara sah. Melihat peluang yang bagus, Harry bersedia menjual anjingnya kepada Davies dengan syarat si pengusaha mau menyuntikan dana segar untuk keberlangsungan Newton Heath. Davies akhirnya setuju dengan sayarat tersebut.

Davies yang sebelumnya ingin membeli Newton Heath sendirian, justru  mengajak empat rekannya untuk bergabung bersamanya. Mereka masing-masing memberi dana sebesar £500. Dengan hal tersebut Davies mengambil alih kepemilikan Newton Heath, sedangkan empat rekannya masuk dalam jajaran direksi klub. Akhirnya Newton Heath selamat hanya dalam 11 jam dari jadwal pengusirannya.

Atas jasanya John Henry Davies diangkat menjadi Presiden Klub. Kebijakan pertamanya adalah mengganti warna kostum dari hijau-kuning (emas) menjadi merah-putih. Selain itu juga, Dia ingin mengubah nama klub. Dia menginginkan ada nama Manchester di depan nama klub. Manchester Central dan Manchester Celtic adalah duan nama yang diusulkan, sebelum Luis Rocca, salah satu pegawai klub  berkata “Tuan-tuan, mengapa kita tidak menggunakan nama Manchester United?”. Dia menganggap Manchester Celtic identik dengan Skotlandia, dan Manchester Central terkesan seperti klub Industri. Dan pada 24 April 1902 nama Manchester United resmi ditetapkan menjadi nama klub, menggantikan nama Newton Heath F.C**.

Manchester United dan Lembaran Baru

Setelah pergantian nama menjadi Manchester United dan warna kostum menjadi merah-putih, pihak klub menunjuk Ernest Mangnall menjadi sekertaris klub menggantikan James West yang mengundurkan diri. Mangnall bekerja keras mengangkat tim naik ke Liga Divisi Satu, namun gagal dalam upaya pertamanya, Manchester United hanya mampu menempati posisi 5 kelasemen Liga Divisi Dua. Mangnall memutuskan untuk menambah sejumlah pemain kedalam klub,  Mangnal merekrut pemain seperti Harry Moger, Dick Duckworth dan John Picken, ada juga Charlie Roberts yang memberikan dampak besar bagi klub. Dia dibeli dari Grimsby Town dengan harga £750 pada April 1904, dan berhasil membawa Manchester United finis diposisi 3 kelasemen pada akhir musim 1903-1904.

Pada musim 1905-1906 mereka promosi ke Liga Divisi Satu setelah finis diposisi 2 kelasemen Liga Divisi Dua. Musim awal di Liga Divisi Satu mereka hanya mampu finis di posisi 8 pada akhir kelasemen. Manchester United akhirnya mampu meraih gelar Liga pada tahun 1908. Manchester City yang sedang diselidiki karena menggaji diatas regulasi yang sudah ditetapkan oleh FA. Mereka didenda sebesar £250 dan delapan belas pemain City dihukum tidak boleh memperkuat Manchester City lagi. Manchester United dengan cepat mengambil keuntungan dari situasi tersebut, mereka merekrut Billy Meredith, Sandy Turnbull dan lainnya. Namun mereka tidak boleh bermain sebelum tahun 1907 akibat hukuman dari FA. Mereka bermain pada musim 1907-1908, dan target Manchester United pada musim tersebut adalah memenangkan gelar Liga. Kemenangan 2-1 dari Sheffield United mengawali kemenangan 10x beruntun Manchester United. Dan pada akhir musim mereka menutup Liga dengan keunggulan 9 poin dari Rival mereka, Aston Villa.

Manchester United membutuhkan waktu dua tahun untuk kembali merengkuh trofi, mereka memenangkan trofi Liga Divisi Satu pada musim1910-1911. Pada tahun 1910 juga Manchester United pindah ke Stadion baru mereka, yakni Old Trafford. Mereka memainkan pertandingan pertama di Old Trafford pada 19 Februari 1910 melawan Liverpool. Tapi sayangnya Manchester United kalah dengan skor 4-3 dari Liverpool pada pertandingan pertama mereka di Old Trafford. Pada musim 1911-1912 mereka tidak mendapat trofi lagi, mereka juga ditinggal Mangnall yang menyeberang ke Manchester City setelah 10 tahun bekerja sama dengan Manachester United. Setelah itu, mereka tidak mendapat trofi satupun selama 41 tahun.

Baca juga : Sejarah Memanasnya Derby Manchester

Pada tahun 1922, tiga tahun setelah pembukaan kembali sepakbola pasca Perang Dunia Pertama, Manchester United terdegradasi ke Liga Divisi Dua, sampai akhirnya kembali promosi pada tahun 1925. Pada tahun 1931 mereka Kembali terdegradasi. Bahkan pada tahun 1934 Manchester United menempati posisi terendah, finis pada posisi 20 pada akhir Liga Divisi Dua. Pada Oktober 1927  John Henry Davies meninggal dunia, setelah kepergian Davies Manchester United kembali mengalami krisis keuangan dan kembali dibayangi kebangkrutan. Namun pada Desember 1931 James William Gibson mengambil alih Manchester United dan menyelamatkan klub dari kebangkrutan. Pada musim 1938-1939, tahun terakhir sepakbola digelar sebelum Perang Dunia Kedua pecah, Manchester United finis diposisi 14 Liga Divisi Satu pada akhir musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.